Seru Dan Menariknya Blogger Camp 2015

Blogger Camp 2015 di Camp Hulu Cai
Dalam rangka memperingati Hari Blogger Nasional ke-8 yang jatuh pada tanggal 27 Oktober 2015. Tahun ini ratusan blogger berkumpul di 4 tempat yakni Jakarta, Purwokerto, Surabaya dan Makasar untuk mengikuti program yang berjulukan Blogger Camp. 

Saya sendiri mengikuti program Blogger Camp 2015 alasannya diundang oleh panitia sebagai nominator Blogger kategori Gadget dan Tekno. Karena lokasi saya yang berada di Indramayu saya lebih menentukan mengikuti program Blogger Camp 2015 di Jakarta alasannya lebih dekat.

Tujuan pertama yakni Hotel Harris Tebet alasannya disitu point meeting pertama sebelum ke Camp Hulu Cai di Bogor. Walaupun tiba agak terlambat alasannya kemacetan kota Jakarta, tetapi saya tidak menyurutkan langkah untuk mengikuti program kopdar blogger ini. 

Setibanya di Hotel Harris Tebet saya eksklusif menuju ke tempat registrasi. Ternyata di meja pendaftaran sudah ada mba Ani, blogger Jakarta yang aktif menawarkan pengalamannya ke aneka macam tempat di Indonesia. Di sekeliling meja pendaftaran ternyata sudah ada rekan-rekan blogger lain yang saya kenal ibarat mas MT (Matahari Timoer), dan mba Indah Juli.  
Hotel Harris Tebet

Melihat rekan-rekan sedang Hotel Tour, saya pun eksklusif mengikuti acara keliling hotel yang dipandu oleh petugas dari hotel tersebut. Kami diperlihatkan akomodasi yang dimiliki oleh Hotel Harris Tebet dari kamarnya, ruang meetingnya, drugstore, gim, hingga bak renang yang dimilikinya. 

Di tengah kesibukan hotel tour tersebut, saya bertemu dengan beberapa rekan blogger yang saya kenal ibarat blogger kembar dari Bandung Eva dan Evi Sri Rejeki, mba Nchi dari Bandung, mba Rara, Kang Gerry, Nikitomi, mba Dewi Sulistiawaty, Pak Nur Terbit dan isteri, mas Tigor Simanjuntak dan lain-lain. 

Selepas Hotel Tour kami kembali ke ruang pertemuan untuk mengumumkan pemenang lomba livetwit acara tersebut, dan pemenang dari lomba tersebut yakni mba Helda yang mendapat sebuah voucher menginap di Grup Hotel Tauzia. 
Pembagian tempat duduk bus 

Setelah pengumuman lomba livetwit tersebut, kami berkumpul kembali di depan meja pendaftaran untuk pembagian tempat duduk bus. Peserta dibagi menjadi 2 bus dan kebetulan saya kebagian duduk di bus 2 bersama Ipan Setiawan blogger dari Garut, Nchi dan Helda yang memenangkan lomba livetwit tadi. 
Seru-seruan di bus 

Di tengah perjalanan EO dari Juara Idea Agency mas Alexander Zulkarnaen menawarkan aneka macam kuis selama perjalanan menuju Camp Hulu Camp di Bogor. Kuis pertama yakni blogger disuruh ngetwit “aku blogger alasannya saya ....” terserah diisi kata-kata apa. Disini blogger berkreasi menciptakan kata-kata yang, lucu, unik dan menarik. 

Kuis kedua blogger disuruh mengambil slipper yang terdapat di dari Hotel Harris Tebet kemudian difoto sesuai gayanya masing-masing. Di sini blogger seru-seruan dengan gayanya masing-masing ibarat yang dilakukan oleh Nchi, Ipang dan Helda. 

Kuis ketiga yakni blogger disuruh untuk menciptakan pantun yang ada nama buahnya. Sebagai imbalannya menciptakan pantun blogger diberi pisang oleh panitia. Karena banyaknya blogger yang ngetwit dari bus dan aneka macam tempat dengan hastag #BloggerCampId #Lovekonten menjadi trending topic. 
Blogger Camp 2015

Sesampainya di Camp Hulu Cai kami eksklusif turun dari naik kendaraan beroda empat yang sudah disiapkan oleh panitia. Awalnya jalannya biasa tetapi ternyata sehabis masuk ke lokasi jalannya ekstrim dan akseptor eksklusif berteriak-teriak ibarat di wahana-wahana ekstrim di tempat wisata. 

Hari sudah sore menjelang magrib ketika hingga di lokasi, tetapi ciri khas blogger yakni narsis-narsisan di program apa pun. Setelah puas bernarsis-narsisan kami makan bersama dengan rekan-rekan blogger, tetapi dari sekian banyak akseptor ada rekan-rekan media yang berbaur dengan blogger ibarat mba Reka dari Media Indonesia yang satu meja makan bersama dengan kami. 

Panitia sudah menyiapkan tenda untuk akseptor blogger camp 2015, saya kebetulan satu tenda nomor 20 dengan Ipan (blogger Garut, dan Hendar dari Bogor). Peserta diberi sleeping bed dan alasnya oleh panitia untuk tidur biar tidak kedinginan. Mengingat tempat Camp Hulu Cai berada di tempat pegunungan. 
Api Unggun di Blogger Camp 2015

Selepas shalat Isya, kami berkumpul kembali di lapangan sambil menyalakan api unggun ciri khas dari perkemahan. Di sini panitia sudah menyiapkan aneka macam program dari hiburan hingga program talkshow dengan aneka macam topik. 

Acara pertama kami dihibur oleh Tito yang menyanyikan beberapa lagu karya beliau sendiri dan musisi ternama lainnya. Selepas itu kami diajak untuk memahami topik program Blogger Camp 2015 yakni “Membangun Kredibilitas Blog”. Beberapa blogger diminta untuk mengeluarkan pendapatnya ihwal tema tersebut. 

Setelah klarifikasi dari blogger, MC kemudian memanggil blogger senior yakni Pak De Mbilung dan Dorokakung yang sudah malang melintang di dunia perbloggeran Indonesia untuk menjelaskan dapat dipercaya blogger. 

Banyak hal menarik yang bisa diambil dari pengalaman seorang pak de dan dorokakung. Diantaranya yakni blogger harus menulis apa yang disukai sesuai dengan kata hatinya, blogger harus mengembangkan hal yang bermanfaat sehingga visitor juga bisa bertambah, bila menulis dan mengkiritisi sesuatu sebaiknya didukung dengan sumber, referensi, dan data. 

Banyak juga pertanyaan-pertanyaan menarik mengenai Kredibilitas Blog. Acara kemudian dilanjutkan dengan Sharing Session dari Net Media yang menjelaskan ihwal Citizen Jurnalism. Dia menjelaskan ihwal banyak hal dari cara warga menginformasikan sesuatu yang bisa jadi isu termasuk cara mengambil gambar dengan memakai smartphone layaknya kamera mahal. 
Penjelasan Tentang NetCJ 

Net juga sudah menyiapkan aplikasi NetCj di Android dan iOS yang memungkin penggunanya bisa mengembangkan informasi atau isu dari mana pun di seluruh dunia. Uniknya dari video yang dikirim tersebut bisa mendapat penghasilan alasannya Net akan menawarkan reward dengan dari 250 ribu hingga 1 juta per video berdasarkan lokasi isu yang dikirimkannya. 

Pada kesempatan ini saya mendapat kenang-kenangan dari Net. Karena sebelumnya menjelaskan ihwal pengertian ihwal Citizen Jurnalism bersama Pak Nur Terbit dan rekan-rekan blogger yang bertanya kepada kepada nara sumber pun mendapat kenang-kenangan dari Net. 

Selepas klarifikasi ihwal Citizen Jurnalism, sesi berikutnya yakni klarifikasi ihwal Blue Bird oleh Bapak Teguh dan Pak Suharto. Pada kesempatan ini dijelaskan sejarah blue bird dan perkembangannya hingga ketika ini. Dari awalnya berjualan telor, beli bemo, sewa kendaraan beroda empat pribadi hingga sekarang. 

Blue Bird kini mempunyai aplikasi yang bisa didownload melalui Google Play dengan nama My BlueBird. Blue Bird juga masih memakai cara-cara konvensional ibarat mangkal di tempat-tempat ramai ibarat hotel, mall dan tempat-tempat lainnya. 

Selain itu Blue Bird masih memakai pemesanan memakai telepon. Blue Bird kini mempunyai 73 pul yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah karyawan mencapai 35 ribu karyawan. Rencananya Blue Bird akan membuka cabang atau pul gres di beberapa tempat temasuk Cirebon. 

Setelah klarifikasi dari Blue Bird program dilanjutkan dengan klarifikasi ihwal Uteesme. Uteesme merupakan salah satu toko online pembuat kaos dengan desain dari membernya. Pembuat desain bisa mendapat reward sebesar $1,11 bila desainnya ada yang beli. 
Produk dari Uteesme (Foto @Sefiiin) 

Uteesme menawarkan kesempatan pada siapa pun untuk menciptakan desain bahkan membernya tidak harus yang hebat dalam desain grafis alasannya Uteesme sudah menyiapkan beberapa tool berupa template dan desain yang bisa dipakai oleh membernya. 

Pembeli tidak usah khawatir dengan kualitas cetakan dari Uteesme alasannya bahannya yang besar lengan berkuasa dan prinan yang besar lengan berkuasa tidak cepat rusak hanya beberapa kali cucian. Kaos Uteesme ini untuk segala usia dan ukuran untuk belum dewasa hingga orang tua. 

Setelah klarifikasi ihwal Uteesme, program malam tersebut ditutup dengan hiburan akustik dari Tito Musik. Dan seluruh akseptor pun beranjak ke tendanya masing-masing untuk tidur malam berselimut sleeping bed. 

Pagi hari saya sudah terbangun untuk mandi dan shalat subuh, selepas itu saya sambil menunggu sarapan pagi sambil ngobrol dengan teman-reman blogger di restaurant. Berbagai hal perbincangan ihwal isu-isu blogger terbaru pun diungkap dalam dialog ringan ini. 
Suasana sarapan pagi

Semakin siang semakin banyak blogger yang sudah berada di restaurant. Apalagi sehabis sarapan pagi sudah siap untuk disantap. Semua blogger eksklusif menuju ke tempat meeting untuk mengikuti aneka macam program talkshow. 

Sebelum program talkshow MC mas Tomi memperkenalkan seluruh panitia, dan dukungan hadiah kepada akseptor blogger camp yang memenangkan kuis ketika di perjalanan menuju Camp Hulu Cai Bogor. 

Panitia Blogger Camp 2015 Jakarta
Selepas program dukungan hadiah diadakan pemutaran video ihwal Indosat Love. Dalam video ini dijelaskan cara mendaftar Indosat Love cara cukup gampang bisa memakai akun blogger dan twitter. Dengan sehabis menjadi anggota Anda bisa menjadi top merk yang bisa menghasilkan aneka macam reward menarik. 

Acara dilanjutkan dengan talkshow yang dimoderatori oleh Doro Kakung blogger yang mengotaki Beritagar.id. Pada kesempatan ini ada beberapa nara sumber yakni mas Iman Brotoseno, Maulana Nurhadi dan mas Nirwan Dewanto. 
Acara Talkshow dengan moderasi Ndoro Kakung 

Nirwan Dewanto diminta untuk menjelaskan ihwal Membangun Kredibilitas Blog, beliau  mengatakan bahwa pada prinsipnya setiap orang bisa menulis termasuk menulis di blog. Sayangnya kemampuan menulis ada yang bisa mengekspresikannya ada juga yang tidak. Ada juga yang bisa menekuni ada juga yang tidak. 

Setiap orang biasanya mempunyai keahlian tertentu yang cukup baik di bidangnya. Ada orang yang tertarik pada apa saja, tetapi orang yang tertarik pada satu bidang. Ada juga penulis yang biasanya mempunyai kemampuan mendalam dan ada juga yang tidak mendalam. 

Untuk penulis yang mempunyai keahlian biasanya mereka bisa menjadi penulis novel, atau penulis buku sementara untuk yang belum mendalam bisa menjadi penulis cerpen atau dongeng pendek. Dan penulis pun di dunia maya sesungguhnya bukan menjadi seorang hebat tetapi mendapat reputasi tertentu dan mendapat uang. 

Kredibilitas berdasarkan Nirwan yakni kemampuan pada satu hal secara konsisten. Kredibilitas dalam blog yang kedua yakni tulisannya sendiri, goresan pena yang baik menuruti tata bahasa, ejaan dan tentunya materi yang menarik dan diceritakan secara menarik. 

Selain itu kridibilitas juga mempunyai arti yang hampir sama dengan reputasi. Selain itu dapat dipercaya juga diartikan dipercaya alasannya setiap yang ditulis oleh blogger harus bisa dipercaya oleh orang lain dimana pun di dunia. 

Selepas klarifikasi dari Nirwan Dewanto dilanjutkan dengan klarifikasi ihwal Iman Brotoseno. Mas Iman menjelaskan dirinya dulu bahagia menulis tetapi isinya aneka macam hal dari masak, wisata hingga sejarah terutama mengenai hal Bung Karno. Pada akibatnya beliau tetapkan diri pada kategori sejarah. 

Seorang pembaca blog akan tiba ke blog yang sesuai dengan minatnya sebanyak 37 %, blog tidak sekedar personal hot, tetapi menjadi personal branding juga. Dengan topik-topik yang lebih spesifik menciptakan orang akan melirik blog kita. 

Menurut mas Iman menulis itu passion, beliau kagum dengan orang yang bisa menulis di blog sehari sekali atau seminggu tujuh tulisan. Untuk menulis yang baik harus mempunyai backgroud tumpuan yang banyak dan berdasarkan pengalaman. 

Selepas klarifikasi mas Iman, dilanjutkan klarifikasi ihwal mas Maulana dari Twitter Asia. Twitter besar alasannya anda (blogger). Twitter merupakan media umum terbuka yang dipakai oleh setiap orang dimana pun di dunia. 

Pengguna twitter akan tetap memakai 140 huruf atau dikenal microblogging, tetapi kini bisa diikuti dengan fitur-fitur gres ibarat mengupload video, dan polling. Selain itu seorang blogger harus memanfaatkan twitter untuk aneka macam hal. Banyak orang yang memfollow akun seseorang alasannya kesesuaian dengan ketertarikannya. 

Untuk itu sebaiknya pemilik akun twitter mengisi profilnya dengan benar dan mengembangkan goresan pena sehabis beliau posting untuk memperkenalkan kepada orang lain. Sehingga blognya bisa dikunjungi oleh banyak orang. Setelah klarifikasi dari nara sumber, program diisi dengan tanyajawab antara nara sumber dan peserta.
Panitia mendapat voucher dari Blue Bird
Selang beberapa menit kemudian program diisi dengan program kuis yang disponsori oleh Blue Bird. Peserta sangat antusias alasannya voucher yang dibagikan tidak tanggung-tanggung sebanyak dua buku, dan beruntung saya mendapat hadiah voucher Blue Bird sebesar 200 Ribu, bukan hanya akseptor tetapi panitia pun kebagian voucher dari Bapak Teguh dan Suharto dari Blue Bird. 

Selepas program kuis dari Blue bird ada Seminar yang membahas ihwal Predictive Content Marketing base on Big Big data system yang dibawakan oleh mas Muhammad Imran.  Muhammad Irman yakni Founder Data Driven Asia sebelumnya beliau berkerja sebagai Data Scientist United Nations, dan Data Scientis World Bank Indonesia. 

Muhammad Imran 
Sewaktu bekerja beliau bisa mengolah data twitter, facebook dan data lainnya yang diperlukan oleh tempat kerjanya. Seperti Bank Dunia biasanya mencari data ihwal nasabah, kemampuan daya beli masyarakat, cuaca dan lain sebagainya. 

Dia mencoba mengulas top blogger di Indonesia ada Diana Rikasari, Doro Kakung, Budi Raharjo dan Indonesia Matters dan Bunda Don’t Worry. Top blogger topics in predictive search-nya ternyata berbeda-beda. Seperti Diana Rikasari ada twitter dan sepatu. Sementara Doro Kakung ada twitter alasannya beliau sering ngetwit dan followernya banyak.

Berbagai pengetahuan gres saya sanggup dari program seminar dan talkshow hari ini. Itulah keseruan Blogger Camp 2015 Jakarta yang diadakan di Camp Hulu Cai Bogor. 

Related Posts

Seru Dan Menariknya Blogger Camp 2015
4/ 5
Oleh